Pages

Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Tuesday, October 18, 2011

Real Madrid: atasi tren negatif atas Olympique Lyon

Salam Olahraga!!,,
UEFA Champions League
Matchday ke-3 UEFA Champions League akan bergulir kembali pekan ini. Banyak duel-duel seru yang terjadi pada pekan kali ini, diantaranya adalah duel antara Real Madrid vs Olympique Lyon. Jika kita lihat sekilas dari materi kedua tim, jelas Real Madrid sangat diunggulkan untuk memenangi duel ini di kandang sendiri, Santiago Bernabeu. Namun ada rekor menarik yang diukir oleh tim tamu. Yap, Lyon adalah tim yang sulit dikalahkan Los Galacticos (julukan Madrid) baik saat bermain kandang maupun tandang. Dalam 5 kali pertemuan antara Real Madrid vs Lyon sejak 2010, Real Madrid hanya bisa mengantongi satu kemenangan atas lawannya ini. Bisa dibayangkan betapa tim sebesar Madrid dengan skuad yang dikatakan "Wow" sangat kesulitan menghadapi Lyon. Itulah sekilas mengenai catatan rekor pertemuan antara Real Madrid vs Lyon.

Memasuki musim 2011-2012 ini, banyak perubahan yang terjadi dalam skuad kedua tim. Real madrid menambah kekuatan mereka dengan mendatangkan pemain-pemain baru, seperti: Nuri Sahin (Borussia Dortmund), Hamit Altintop (Bayern Munich), Fabio Coentrao (Benfica), Raphael Varane (RC Lens) dan Jose Maria Callejon (Espanyol). Namun kebalikan dari Madrid, Lyon justru kehilangan beberapa pemainnya seperti: Miralem Pjanic (AS Roma) dan Jeremy Toulalan (Malaga) yang justru mengendorkan kekuatan dari Lyon sendiri.

Tuesday, January 4, 2011

Hubungan PSSI dengan Kegagalan Timnas Indonesia

“garuda di dadaku, garuda kebanggaanku, kuyakin hari ini pasti menang …”. Dalam sebulan terakhir ini, lagu “Garuda di Dadaku” terasa akrab di telinga kita. Ada apa gerangan? Apalagi kalau bukan karena gemilangnya penampilan Tim Nasional Indonesia dalam kejuaraan Suzuki AFF Cup 2010. Permainan atraktif tim asuhan pelatih asal Austria Alfred Riedl membuat semua supporter di seluruh Indonesia menyatu. Mereka rela berangkat dari daerahnya hanya untuk satu tujuan, yaitu mendukung tim Merah Putih berlaga. Bisa kita lihat bagaimana fanatiknya supporter Indonesia. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) selalu penuh sesak ketika Indonesia bertanding, baju berwarna Merah Putih ditambah atribut lainnya semacam bendera, syal dan sebagainya seakan menjadi dress code resmi para supporter yang pergi ke stadion.

            Namun apa daya, Tim Nasional kesayangan kita harus mengakui keperkasaan Tim Harimau Malaya, Malaysia di laga final. Berbekal kemenangan 5-1 di babak penyisihan grup, membuat semua kalangan optimis Tim Garuda akan mudah mengalahkan Malaysia dan menjadi juara piala AFF untuk pertama kalinya. Yap, apapun bisa terjadi dalam sepakbola, Malaysia bisa memutar balikkan fakta dengan mengalahkan Indonesia dengan skor aggregat 4-2 untuk Malaysia. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Stadion Bukit Jalil, Harimau Malaya menerkam Garuda dengan skor 3-0. Sebaliknya meski menang di GBK, timnas Indonesia gagal juara karena hanya menang 2-1. Terlepas dari kecurangan yang dilakukan supporter Malaysia (menggunakan laser dan petasan) dengan permainan yang kolektif mereka dapat mengalahkan Timnas kesayangan kita.